18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Era Baru BPJS Ketenagakerjaan Dimulai: Saiful Hidayat Siap Perluas Kepesertaan Pekerja Informal

  • Bagikan
Era Baru BPJS Ketenagakerjaan Dimulai: Saiful Hidayat Siap Perluas Kepesertaan Pekerja Informal
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031 pada Jumat (20/2/2026) lalu.

SULTRATOP.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan jajaran baru Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031 melalui Keputusan Presiden Nomor 18/P Tahun 2026. Keputusan tersebut berlaku efektif sejak 19 Februari 2026, sekaligus menandai dimulainya era baru pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan nasional.

Dalam struktur terbaru, Saiful Hidayat ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro. Sementara itu, Dedi Hardianto dipercaya menjabat Ketua Dewan Pengawas menggantikan Muhammad Zuhri yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Mewakili Presiden, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru, Jumat (20/2/2026) lalu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa jaminan sosial merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.

“Sebagai bagian dari tugas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat. Produktif artinya mampu terlepas dari bantuan sosial menuju kemandirian berkelanjutan, dan inilah esensi dari pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemberdayaan tidak hanya berfokus pada penanggulangan kemiskinan, tetapi juga pada penguatan daya tahan sosial, daya saing ekonomi, serta perlindungan dari berbagai risiko yang dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko kerja, pemutusan hubungan kerja (PHK), kecelakaan, hingga kematian. Kemenko PM juga berkomitmen berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan hunian sewa murah bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT).

Dalam Keputusan Presiden tersebut, selain Dedi Hardianto sebagai Ketua Dewan Pengawas, Presiden juga menetapkan Swartoko dan Sudarso dari unsur pemerintah, Ujang Romli dari unsur pekerja, Abdurrakhman Lahabato serta Sumarjono Saragih dari unsur pemberi kerja, serta Alif Noeriyanto Rahman dari unsur tokoh masyarakat sebagai Anggota Dewan Pengawas masa jabatan 2026–2031.

Pada jajaran Direksi, Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama akan didampingi Ihsanudin sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi, Harjono Siswanto sebagai Direktur Human Capital dan Umum, Agung Nugroho sebagai Direktur Kepesertaan, Trisna Sonjaya sebagai Direktur Pelayanan, Eko Purnomo sebagai Direktur Pengembangan Investasi, serta Bambang Joko Sutarto sebagai Direktur Keuangan.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful Hidayat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan amanah yang diberikan Presiden. Ia menegaskan arah strategis lima tahun ke depan melalui pendekatan 3C: Coverage, Care, dan Credibility.

Menurutnya, prioritas pertama adalah Coverage, yakni memperluas kepesertaan secara lebih terstruktur dan terukur, mengingat masih terdapat jutaan pekerja dari berbagai sektor yang belum terlindungi.

“Kami ingin memastikan coverage pada pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat tercakup, karena saat ini masih banyak yang bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Fokus utama diarahkan pada akselerasi akuisisi peserta baru, khususnya sektor informal dan UMKM, disertai optimalisasi kanal distribusi serta kolaborasi ekosistem. Di saat yang sama, peningkatan retensi dan kepatuhan iuran peserta aktif juga menjadi perhatian agar perlindungan berjalan berkelanjutan.

Prioritas kedua adalah Care, yang diwujudkan melalui penguatan kualitas layanan berbasis inovasi, transformasi digital, dan kolaborasi strategis lintas sektor.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi benar-benar terasa sebagai wujud kehadiran negara bagi pekerja dan keluarganya,” imbuhnya.

Strategi ini difokuskan pada layanan klaim yang lebih cepat, mudah, dan transparan, penguatan program manfaat termasuk layanan tambahan seperti perumahan, serta pembangunan pengalaman peserta berbasis digital secara end-to-end.

Sementara itu, prioritas ketiga adalah Credibility sebagai fondasi keberlanjutan institusi. Ia menegaskan pentingnya keakuratan dan integrasi data serta tata kelola yang akuntabel untuk terus meningkatkan kepercayaan publik.

“Kami akan meningkatkan kredibilitas atas data, proses, compliance dan tentunya strategic collaboration dengan para stakeholder. Harapannya dapat meningkatkan trust dari pemerintah, pemberi kerja, maupun dari masyarakat,” ujarnya.

Penguatan kredibilitas tersebut akan diwujudkan melalui kinerja investasi yang sehat dan berkelanjutan, pengelolaan dana secara prudent, akuntabel, dan profesional, serta komunikasi publik yang konsisten dan terpercaya.

Di daerah, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, Luky Julianto, turut menyambut baik penetapan pimpinan baru dan menyatakan kesiapan mengimplementasikan kebijakan strategis di wilayahnya. Pihaknya berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dengan prinsip tata kelola yang baik serta menjaga kredibilitas melalui pelayanan yang prima dan akuntabel. (===)

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan