23 June 2024
Indeks
Iklan Sultratop

Asal Usul Teh Celup karena Thomas Sullivan Kirim Sampel Teh dalam Kantong Sutra

  • Bagikan
Kantong teh salah satu produsen teh dari 1920 hingga 1951 (Sumber gambar: Time.com)

SULTRATOP.COM – Menyeduh teh dengan cara yang sederhana telah menjadi kebutuhan utama di abad ke-21 ini. Dengan menggunakan teh celup tidak perlu repot-repot lagi menyaring ampas teh.

Namun tahukah Anda asal usul teh celup yang menemani sehari-hari?

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Ada beberapa perdebatan tentang siapa yang menemukan teh celup atau teh kantong pertama di dunia. Salah satu legenda paling populer mengatakan bahwa bermula dari importir teh Amerika Thomas Sullivan.

Jadi, ceritanya Sullivan mengirimkan sampel produknya dalam kantong sutra pada tahun 1908. Pelanggannya yang mendapat kantong itu mengira itu adalah produk teh Thomas Sullivan yang tak perlu lagi diseduh secara tradisional menggunakan saringan.

Padahal, Sullivan sebenarnya tidak bermaksud pelanggannya memasukkannya langsung ke air panas seperti itu, tetapi beberapa mencobanya. Akhirnya banyak dari pelanggannya yang meminta lebih banyak lagi kantong teh serupa.

Sullivan kemudian beralih dari sutra ke kasa setelah melihat bahwa tenunan sutra terlalu halus untuk dapat menyaring ampas teh secara optimal.

Dalam versi lain soal asal usul teh ini bahwa tujuh tahun sebelumnya, Roberta C. Lawson dan Mary Molaren dari Milwaukee mengajukan paten untuk “pemegang daun teh” yang juga mirip dengan teh celup saat ini.

“Dengan cara ini,” tulis mereka, “hanya daun teh yang digunakan sebanyak yang diperlukan untuk satu cangkir teh,”. Mereka menyatakan cara ini dapat mengurangi limbah.

Roberta C. Lawson dan Mary Molaren merincikan penerapannya. Desain mereka menggunakan kain jaring yang dijahit. Kantong teh buatan mereka perlu menahan daun teh agar tidak mengapung ke mulut peminum. Tapi, bahan kantong teh mereka ini tidak terlalu rapat sehingga air tidak dapat bersirkulasi melaluinya. (—)

 

Sumber: Time.com

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan