17 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Bupati Mubar Tanggung Biaya Sekolah Anak Korban Hilang di Lasama Pakai Dana Pribadi

  • Bagikan
Bupati Mubar Tanggung Biaya Sekolah Anak Korban Hilang di Lasama Pakai Dana Pribadi
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin saat memberikan bantuan kepada anak semata wayang korban FRD warga yang dilaporkan hilang saat mencari kerang laut di muara Desa Lasama, Kecamatan Tikep, Selasa (26/5/2026). (Adin/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengunjungi rumah keluarga FRD (43), seorang ibu yang dilaporkan hilang saat mencari kerang laut di muara Desa Lasama, Kecamatan Tikep, Selasa (26/5/2026).

Selain menyampaikan rasa prihatin mendalam dan menyerahkan bantuan sembako serta santunan, La Ode Darwin berkomitmen menanggung seluruh biaya sekolah anak semata wayang korban menggunakan uang pribadinya.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

“Kami turut berduka atas musibah ini. Untuk anak korban, insyaallah biaya sekolahnya akan saya bantu secara pribadi agar tetap bisa melanjutkan pendidikan. Apalagi, anak korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA ini sangat berprestasi,” ujar La Ode Darwin.

Saat berdialog langsung dengan pihak keluarga korban, La Ode Darwin mengaku mendengar kisah perjuangan yang sangat luar biasa dari sosok FRD. Bupati mengungkapkan, korban merupakan kepala rumah tangga tangguh yang berjuang sendirian membiayai anak dan ibunya.

“Dari cerita pihak keluarga, saya mendengar korban sampai rela mengambil uang di Pegadaian demi membelikan sepeda motor anaknya agar bisa dipakai ke sekolah. Ini perjuangan seorang ibu yang sangat luar biasa, apalagi aktivitas sehari-harinya mencari kerang laut yang taruhannya nyawa,” tutur Darwin.

Terkait proses evakuasi, La Ode Darwin memastikan Pemkab Muna Barat, BPBD, SAR, TNI, Polri, serta masyarakat setempat masih terus berjibaku melakukan pencarian di hari ketiga ini.

“Kami mendoakan semoga korban bisa secepatnya ditemukan dalam keadaan selamat. Kunjungan ini adalah wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” tuturnya.

Mengingat lokasi hilangnya korban merupakan habitat buaya, pria yang akrab disapa DW ini mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas di sekitar muara Desa Lasama.

“Kejadian ini menjadi perhatian serius. Ke depan kami akan menggelar rapat untuk mengambil langkah konkret, termasuk berkoordinasi dengan BKSDA agar masyarakat nantinya bisa kembali beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, FRD (43) dilaporkan hilang tanpa jejak saat mencari kerang di muara pantai Desa Lasama pada Minggu (24/5/2026). Korban diduga kuat hilang akibat serangan buaya. (b-/ST)

Laporan: Adin
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan