SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Seorang wanita pencari kerang di Desa Lasama, Kecamatan Tikep, Kabupaten Muna Barat, hilang tanpa jejak saat beraktivitas di sekitar muara pantai, Minggu (24/5/2026). Korban FRD (43) diduga menjadi korban serangan buaya, sementara aparat kepolisian, TNI, dan warga masih berjibaku melakukan pencarian hingga malam hari.
Kapolsek Tikep, Ipda Baharudin membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya bersama personel TNI, keluarga korban dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi korban mencari kerang laut.
“Iya, ada seorang wanita berinisial FRD dilaporkan hilang saat mencari kerang laut di sekitar muara Desa Lasama. Kita sudah lakukan pencarian, namun belum ditemukan. Masyarakat menduga korban hilang atau tenggelam di sekitar perairan muara Desa Lasama,” kata Ipda Baharudin dihubungi melalui telepon selulernya, Minggu (24/5/2026) malam.
Bahar menjelaskan, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 08.00 Wita, korban FRD bersama tetangganya berinisial SA pergi mencari kerang laut menggunakan perahu sampan di sekitar muara pantai Desa Lasama.
Sekitar pukul 12.00 Wita, sepasang suami istri (pasutri) yang juga tetangga korban menyusul ke lokasi untuk mencari kerang laut. Saat tiba di sekitar muara, pasutri tersebut melihat korban FRD dan SA sedang mencari kerang dengan jarak kurang lebih 50 meter.
Namun, sekitar pukul 02.00 Wita, SA mulai menanyakan keberadaan FRD kepada pasutri tersebut.
“SA bertanya, ‘kita tidak lihat ibu FRD?’. Kemudian pasutri ini menjawab tidak mengetahui keberadaan korban. Pasutri tersebut lalu pulang lebih dulu ke kampung dan memberitahukan kepada warga bahwa korban hilang saat mencari kerang,” ungkap Bahar.
Setelah kabar itu tersebar, keluarga korban bersama warga langsung bergerak menuju lokasi menggunakan bodi batang untuk melakukan pencarian di sekitar muara tempat korban terakhir terlihat. Namun hingga malam hari, korban belum juga ditemukan.
“Sampai pukul 20.00 Wita, korban FRD belum ditemukan. Personel Polsek Tikep bersama TNI, keluarga korban dan masyarakat masih terus melakukan pencarian,” tambahnya. (B/ST)
Laporan: Adin
Editor: Muhamad Taslim Dalma


















