SULTRATOP.COM, KONAWE – Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat upaya pencegahan pernikahan usia dini dengan menyasar kalangan pelajar melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar di SMKN 1 Konawe, Rabu (15/4/2026).
Program ini difokuskan untuk membekali remaja dengan pemahaman perencanaan masa depan, kesiapan mental, serta kesadaran akan pentingnya pendidikan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sultra, Mansur dan diikuti oleh siswa-siswi SMKN 1 Konawe. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membekali remaja agar mampu merencanakan masa depan secara matang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Konawe Hasrun Taleo, Kabid Urais Kanwil Kemenag Sultra, Kepala SMKN 1 Konawe Asrijal, serta jajaran pejabat Kemenag dan para peserta didik.
Kakanwil menegaskan bahwa BRUS menjadi salah satu langkah strategis dalam memberikan pemahaman kepada remaja terkait perencanaan kehidupan, termasuk kesiapan membangun keluarga di masa depan.
“Program ini mendorong remaja untuk lebih siap secara mental, pendidikan, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan,” ujar Mansur.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi sejak dini guna mencegah pernikahan usia muda serta membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing.
Menurutnya, remaja merupakan aset penting bangsa yang perlu dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai keagamaan agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
“Melalui BRUS, kami ingin menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga moral, kesehatan reproduksi, serta membangun ketahanan keluarga,” tambahnya.
Kegiatan itu dikemas secara interaktif dengan berbagai materi, mulai dari pendewasaan usia perkawinan, pembinaan akhlak remaja, hingga perencanaan masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Sultra berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kesiapan mental, serta visi yang jelas dalam membangun masa depan. (B-/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani


















