SULTRATOP.COM, KENDARI – Seleksi Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026–2030 dipastikan terbuka secara nasional. Akademisi dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia mendapat kesempatan yang sama untuk mendaftar, seiring panitia mulai merampungkan tahapan dan jadwal pemilihan.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman mengungkapkan, pembentukan panitia pemilihan rektor (Pilrek) telah dilakukan sejak 16 Maret 2026. Meski demikian, posisi ketua panitia masih belum ditetapkan dan akan diputuskan dalam tahapan lanjutan.
“Panitia sudah terbentuk dan saat ini fokus menyusun jadwal serta tahapan Pilrek. Setelah rampung, akan kami konsultasikan ke kementerian,” ujarnya saat ditemui di ruangannya pada Senin (13/4/2026).
Rancangan tersebut nantinya akan dikonsultasikan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebelum dibahas dalam rapat senat untuk ditetapkan sebagai pedoman resmi pelaksanaan pemilihan.
Herman menegaskan, mekanisme penjaringan bakal calon rektor tetap mengacu pada aturan sebelumnya. Seleksi dibuka secara nasional, tidak terbatas pada internal kampus.
“Kesempatan terbuka bagi akademisi dari seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia. Termasuk pejabat eselon II di kementerian atau lembaga, sepanjang memenuhi syarat,” jelasnya.
Ia juga memastikan seluruh tahapan akan berjalan transparan dan lebih partisipatif. Salah satu perubahan terlihat pada proses pembentukan panitia, di mana anggota senat dilibatkan langsung dalam pemilihan tujuh orang panitia.
“Ini berbeda dari sebelumnya yang cenderung ditunjuk. Sekarang lebih terbuka agar semua pihak merasa terlibat,” katanya.
Di sisi lain, Herman mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas selama proses berlangsung. Ia menekankan agar dinamika pemilihan tidak memicu konflik di lingkungan kampus.
Menurutnya, kompetisi dalam Pilrek adalah hal yang wajar, namun harus tetap menjunjung tinggi etika dan kebersamaan.
“Seperti pertandingan, ada yang menang dan kalah. Tapi setelah itu semua kembali saling menghargai,” ujar Herman.
Ia menambahkan, hanya satu kandidat yang akan terpilih sebagai rektor. Karena itu, seluruh civitas akademika diharapkan dapat menerima hasil akhir sebagai keputusan terbaik bagi kemajuan UHO. (B/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani












