19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

1.909 Guru di Muna Barat Mulai Terima Kekurangan TPG, Tamsil, THR hingga Gaji 13

  • Bagikan
1.909 Guru di Muna Barat Mulai Terima Kekurangan TPG, Tamsil, THR hingga Gaji 13
La Samahu

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Sebanyak 1.909 guru (PNS dan PPPK) di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merasa gembira. Pasalnya, kekurangan tunjangan mulai dari Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tambahan Penghasilan (Tamsil), Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji 13 yang di tunggu-tunggu selama tiga tahun terakhir sudah mulai dicairkan pada Selasa (3/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna Barat, La Samahu, mengatakan, mulai kemarin kekurangan TPG, Tamsil, THR dan Gaji 13 sudah dicairkan dan langsung dikirimkan di rekening penerima.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

“Kekurangan ini dikirim langsung di rekening masing-masing, tinggal mereka cek saja di rekeningnya,” kata La Samahu, Rabu (4/2/2026).

Samahu menjelaskan kekurangan TPG, Tamsil, THR dan gaji 13 ini dibayarkan mulai dari tahun 2023, 2024, dan 2025. Dengan rincian, penerima kekurangan tahun 2023 sebanyak 641 orang dengan total anggaran Rp2,1 miliar. Sedangkan, untuk tahun 2024 dan 2025 sebanyak 1.268 orang dengan anggaran Rp8,5 miliar lebih.

“Kami meminta maaf terlambat membayarkan tunjangan para guru ini. Penyebab keterlambatan pembayaran saat itu karena anggaran masuk di akhir tahun. Seperti untuk pembayaran TPG dan THR 2025 kemarin anggaranya masuk ke rekening kas umum daerah pada tanggal 30 Desember 2025. Sementara di tanggal tersebut sudah tutup buku sehingga kami tidak bisa menyalurkannya. Makanya nanti 2026 ini baru kita salurkan bersamaan kekurangan 2024,” jelasnya.

Ia menambahkan untuk kekurangan tahun 2023, baru dibayarkan karena anggarannya masuk nanti pada 29 Desember 2023. Kata dia, berdasarkan penjelasan dari keuangan saat itu tidak jelas peruntukan uang tersebut untuk apa.

“Jadi, nanti kita melakukan penelurusan di Kemenkeu ternyata dana sebanyak Rp2,1 miliar lebih ini ternyata untuk pembayaran kekurangan TPG tahun 2023. Yang mana pembayaran sebelumnya baru dilakukan 50 persen, sehingga masih ada sisa dan kita mulai salurkan kemarin juga,” tuturnya.

Kata Samahu, seluruh guru penerima kekurangan ini ada yang telah pensiun dan sudah meninggal dunia. Untuk itu, pihaknya tetap menyalurkan kekurangan tersebut kepada penerimanya atau keluarga penerima.

“Jadi, guru yang sudah pensiun atau meninggal dunia, kita menyurati penerima atau keluarga ahli waris, serta memastikan rekening penerima masih aktif. Kami berkomitmen hak guru ini tetap disalurkan,” tegasnya.

Ia membeberkan pembayaran kekurangan seluruh guru ini merupakan arahan dari Bupati Muna Barat, La Ode Darwin agar tunjangan para guru ini secepatnya dibayarkan. Dalam penyaluran kekurangan tunjangan ini diinginkan secepatnya, tepat dan transparan. (B/ST)

Laporan: Adin

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan