SULTRATOP.COM, KENDARI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah kembali berjalan seiring dimulainya tahun ajaran baru. Namun, kondisi tersebut belum diikuti peningkatan aktivitas jual beli ayam potong dan telur di Pasar Mandonga, Kota Kendari.
Berdasarkan pantauan Sultratop.com pada Rabu (15/7/2026), sejumlah pedagang mengaku transaksi masih lesu dan pesanan dari mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum berlangsung rutin.
Pedagang ayam potong, Harman (44), mengatakan sebagian peternak kini lebih banyak memasok ayam berukuran sekitar 2,5 kilogram kepada mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sementara pedagang di pasar umumnya memperoleh ayam dengan ukuran lebih kecil, yakni sekitar 1,2 hingga 1,5 kilogram.
“Rata-rata ayam potong yang saya jual sekarang ukuran kecil. Untuk ukuran besar diborong orang dapur (pihak manajemen SPPG),” kata Harman.
Sementara itu, pedagang telur, Yus Ernawati (40), mengaku belum merasakan peningkatan permintaan sejak sekolah kembali masuk. Menurutnya, pesanan dari pihak SPPG juga belum rutin.
“Sejauh ini belum ada yang datang belanja meskipun sekolah sudah kembali normal. Mereka belanja tidak setiap minggu, kadang hampir dua minggu baru datang lagi pesan,” ujarnya.
Yus mengatakan, sebelum libur sekolah pihaknya pernah menyuplai sekitar 90 rak telur kepada salah satu pengelola SPPG. Namun hingga kini, pesanan serupa belum kembali diterima.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga ayam potong di Pasar Mandonga saat ini berkisar Rp24.000 hingga Rp26.000 per kilogram. Sementara harga telur ayam berada di kisaran Rp45.000 per rak.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski program MBG telah kembali berjalan setelah libur sekolah, aktivitas perdagangan ayam potong dan telur di Pasar Mandonga masih belum mengalami peningkatan yang signifikan. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati
















