23 June 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Dispar Sultra Dorong Ekonomi Kreatif Kolaka Utara Lewat Pelatihan Kerajinan Batok Kelapa

  • Bagikan
Dispar Sultra Dorong Ekonomi Kreatif Kolaka Utara Lewat Pelatihan Kerajinan Batok Kelapa
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar pelatihan peningkatan kompetensi kapasitas pelaku kreatif lokal dalam mengembangkan sub sektor ekonomi kreatif daerah. (Foto: ISTIMEWA)

SULTRATOP.COM, KOLAKA UTARA
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) terus memperkuat sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan peningkatan kompetensi bagi pelaku ekonomi kreatif lokal dalam mengembangkan subsektor unggulan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini digelar di salah satu hotel di Kolaka Utara dan diikuti oleh para pelaku usaha kreatif setempat.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Sultra Ridwan Badallah mengatakan, ada empat subsektor unggulan yang perlu dikembangkan, yakni kuliner, kriya, fesyen, dan seni produk kerajinan lokal.

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai tambah pariwisata daerah. Tanpa dukungan kreativitas dan kekayaan budaya lokal, pariwisata akan sulit memiliki daya tarik yang berkelanjutan.

“Kegiatan hari ini bertujuan memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas pelaku kreatif lokal di Kolaka Utara,” ujar Ridwan Badallah, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan ekonomi kreatif berbasis pemanfaatan limbah, khususnya tempurung kelapa. Melalui pelatihan dan pameran ini, peserta didorong untuk mengolah batok kelapa menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi, seperti mangkuk, aksesori, hiasan, hingga cendera mata khas daerah yang diminati wisatawan sebagai oleh-oleh.

“Saya mengapresiasi para pelaku kreatif di Kolaka Utara yang mampu menghasilkan hiasan lampu dan berbagai cendera mata dari batok kelapa. Mereka patut mendapatkan dukungan dan pendampingan agar kualitas produknya, termasuk dari sisi finishing, semakin baik,” katanya.

Ridwan menambahkan, ketersediaan bahan baku di Kolaka Utara sangat melimpah. Tantangan yang ada saat ini adalah mendorong lahirnya lebih banyak pelaku kreatif yang mampu mengolah potensi tersebut menjadi produk bernilai ekonomi.

“Batok kelapa di Kolaka Utara sangat melimpah. Sepanjang wilayah ini dipenuhi pohon kelapa. Karena itu, kita perlu mencari dan membina masyarakat yang memiliki kreativitas tinggi agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal,” terangnya.

Melalui penguatan sinergi antara sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap dapat menciptakan ekosistem wisata yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional.

Pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait agar produk kerajinan lokal ini memiliki pasar yang jelas dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (B/ST)

Kontributor: Rusman Edogawa 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan