SULTRATOP.COM, KENDARI – PT BPR Bahteramas Kendari (Perseroda) menghadiri kegiatan penamatan siswa-siswi TK Wulele Sanggula II yang digelar pada Kamis (18/6/2026).
Kehadiran BPR Bahteramas Kendari itu menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat program literasi keuangan di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, BPR Bahteramas Kendari diwakili oleh Staf Literasi, Deno Rinambo didampingi oleh Natalie selaku teller dan Irene sebagai Customer Service (CS). Ketiganya hadir mewakili Direktur Utama PT BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih.

Deno Rinambo mengatakan, BPR Bahteramas Kendari selama ini telah menjalin kemitraan dengan TK Wulele Sanggula II dalam pengelolaan program Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel). Program tersebut bertujuan mengenalkan kebiasaan menabung kepada anak-anak sejak usia dini.
“BPR Bahteramas Kendari mengapresiasi TK Wulele Sanggula II yang terus mendukung pendidikan karakter, termasuk membiasakan anak-anak untuk menabung sejak dini. Kami berharap kebiasaan baik ini dapat terus ditanamkan dan menjadi bekal bagi anak-anak di masa depan,” ujar Deno.
Ia menjelaskan, program Simpel tidak hanya berorientasi pada penghimpunan tabungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi keuangan bagi para pelajar dan orang tua. Melalui program tersebut, anak-anak diajarkan pentingnya mengelola uang secara sederhana dan membangun disiplin finansial sejak dini.

Menurut Deno, sinergi antara lembaga pendidikan dan perbankan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. Karena itu, BPR Bahteramas Kendari berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah-sekolah yang telah menjadi mitra dalam program Simpel.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang ikut berkontribusi membangun generasi yang cerdas dan memiliki pemahaman keuangan yang baik sejak usia dini,” katanya.
Kegiatan penamatan TK Wulele Sanggula II berlangsung penuh kebersamaan dan dihadiri oleh para guru, orang tua, serta para siswa yang mengikuti prosesi pelepasan sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan di tingkat taman kanak-kanak dan bersiap melanjutkan ke jenjang sekolah dasar. (—)















