5 June 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Pemprov Sultra Benahi Jalan di Buton Utara, Fokus pada Lambale-Ereke dan Pongkowulu

  • Bagikan
Pemprov Sultra Benahi Jalan di Buton Utara, Fokus pada Lambale-Ereke dan Pongkowulu
Ilustrasi perbaikan jalan provinsi di Buton Utara ruas Lambale-Ereke dan Pongkowulu. Masing-masing akan mendapatkan penanganan sepanjang lima kilometer pada tahun 2026. (Gambar: Google AI)

SULTRATOP.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua (ASR-Hugua) kembali menggenjot pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Buton Utara (Butur).

Pada tahun anggaran 2026 ini, dua ruas jalan strategis, yakni Lambale-Ereke dan Pongkowulu, menjadi prioritas penanganan guna memperlancar konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di daerah tersebut.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra Andi Syahrir mengungkapkan, kedua ruas jalan provinsi tersebut masing-masing akan mendapatkan penanganan sepanjang lima kilometer pada tahun ini.

Menurut Andi, ruas Lambale-Ereke saat ini telah memasuki tahap persiapan lelang. Pemerintah menargetkan proses penandatanganan kontrak dapat dilakukan tepat waktu sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

Pemprov Sultra Benahi Jalan di Buton Utara, Fokus pada Lambale-Ereke dan Pongkowulu
Paket pengawasan peningkatan jalan Lambale – Ereke tahun anggaran 2026 sudah muncul di portal Layanan Pengadaan Secara Elektronik. Pemenang paket ini bertugas untuk memantau, menguji, dan memastikan bahwa proyek pembangunan fisik jalan berjalan sudah sesuai.

Sementara itu, penanganan ruas jalan di Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, akan dilakukan melalui dua skema pembiayaan, yakni APBD untuk penanganan darurat dan usulan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk perbaikan lanjutan.

Prioritas utama diarahkan pada tanjakan Pongkowulu sepanjang 150 meter yang selama ini menjadi titik kerusakan paling parah. Kondisi jalan yang rusak berat dinilai membahayakan pengguna jalan sekaligus kerap menghambat arus transportasi dan distribusi logistik masyarakat.

“Pengerjaan ruas jalan Pongkowulu diprioritaskan pada tanjakan Pongkowulu sepanjang 150 meter yang kerusakannya sangat parah dan membahayakan pengendara. Pada bulan Juni ini juga perbaikan akan dilakukan menggunakan anggaran pemeliharaan rutin pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air,” jelas Andi Syahrir saat memberikan keterangan pers di Kendari, Jumat (5/6/2026).

Setelah penanganan darurat tersebut rampung, Pemprov Sultra akan melanjutkan pembangunan ruas Pongkowulu sepanjang lima kilometer melalui skema IJD. Saat ini, tim teknis dari dinas terkait tengah menyusun dokumen usulan sekaligus memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan agar program tersebut dapat direalisasikan.

Andi juga menanggapi sorotan publik terkait masih banyaknya ruas jalan provinsi di sejumlah daerah yang selama puluhan tahun belum tersentuh pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan secara signifikan.

“Di masa kepemimpinan ASR-Hugua, jalan-jalan yang puluhan tahun tidak disentuh, sekarang mendapat perhatian serius. Termasuk di Pongkowulu dan juga di Lalembuu, Konawe Selatan,” tegasnya.

Keseriusan Pemprov Sultra dalam membenahi infrastruktur jalan di Buton Utara sebenarnya telah terlihat sejak tahun sebelumnya. Pada 2025, pemerintah provinsi menuntaskan perbaikan pada tiga ruas jalan utama di daerah tersebut.

Ketiga ruas yang telah selesai dikerjakan meliputi Lambale-Ereke, Simpang 3 Bubu-Ronta, serta Ronta-Lambale dengan total panjang penanganan mencapai 16,42 kilometer. Perbaikan tersebut kini telah memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari. (===)

 

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan