SULTRATOP.COM, KONAWE — PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas Konawe (Perseroda) siap memperkuat ekosistem 14 Koperasi Merah Putih (KMP) se-Kecamatan Soropia dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue, Kecamatan Soropia.
Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan program Ekonomi Keuangan Inklusif (EKI) yang disinergikan dengan program nasional KMP dan KNMP.
Untuk itu secara khusus Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim dan Kepala OJK Sulawesi Tenggara (Sultra) Bismi Maulana Nugraha berkunjung ke Kantor BPR Bahteramas Konawe di Unahaa untuk membahas rencana strategis untuk mempersiapkan hal tersebut pada Kamis 22 Januari 2026.
Syamsul Ibrahmin mengharapkan BPR Bahteramas Konawe dapat memberikan peran signifikan sebagai lembaga jasa keuangan milik pemerintah untuk mendukung penuh program strategis nasional yang dicanangkan pemerintah pusat di Konawe.
Sementara itu Bismi Maulana Nugraha meyakini BPR Bahteramas Konawe memiliki kapasitas untuk mendukung implementasi program EKI yang disenergikan dengan peguatan ekosistem KMP dan KNMP di Kecamatan Soropia.
Kemudian, Direktur Utama (Dirut) PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) Ahmat menjelaskan, sebagai bagian dari industri jasa keuangan dan merupakan perusahaan milik pemerintah sudah menjadi kewajiban, tugas dan tanggungjawab BPR Bahteramas Konawe untuk siap mendukung penuh program pemerintah.
Melalui fungsi intermediasi, Ketua Perhimpunan Bank Milik Pemerintah Daerah (Perbamida) Sultra itu mengatakan, pihaknya telah memiliki kantor kas di Kecamatan Soropia sehingga proses pembukaan rekening tabungan, pendampingan serta proses layanan kredit maupun layanan produk BPR lainnya dapat berjalan dengan maksimal.
Ahmat berharap, BPR Bahteramas Konawe dapat menjadi bagian dari keberhasilan implementasi sinergitas program EKI dengan koperasi merah putih serta kampung nelayan merah putih.
Kata dia, pihaknya juga ingin memperkuat peran sebagai salah satu pilar penggerak dan pendorong ekonomi masyarakat. Apalagi, BPR sangat identik dengan masyarakat kecil yang berada di pelosok daerah. (—)
Penulis: Ilham Surahmin

















