7 January 2026
Indeks

Riset Internasional Ungkap Nilai Global Wallacea di Sulawesi, Ancaman Tambang Nikel Jadi Sorotan

  • Bagikan
Riset Internasional Ungkap Nilai Global Wallacea di Sulawesi, Ancaman Tambang Nikel Jadi Sorotan
Presentasi hasil temuan expedisi Wallacea yang dilakukan tim Naturevolution dan UHO di pegunungan Tangkelemboke dan sekitarnya. (Ismu/Sultratop.com)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Kawasan Wallacea di Sulawesi kini berada di titik penentuan. Di satu sisi, ekspedisi ilmiah internasional mengungkap kekayaan hayati dan jejak peradaban manusia purba yang luar biasa. Di sisi lain, bayang-bayang ekspansi tambang dan pembukaan lahan terus mengintai hutan-hutan primer terakhir di Pulau Sulawesi.

Hal tersebut diketahui dalam pemaparan hasil riset ilmiah Wallacea Expeditions di salah satu hotel Kendari pada Senin (5/1/2026) yang sekaligus mengajukan gagasan pembentukan lanskap konservasi terpadu seluas sekitar 6.000 kilometer persegi di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan wilayah sekitarnya.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Paparan hasil ekspedisi itu disampaikan oleh Founder & President Naturevolution, Evrard Wendenbaum. Ini adalah organisasi non-pemerintah berbasis di Prancis yang bergerak di bidang konservasi, riset ilmiah, dan eksplorasi kawasan tropis.

“Wallacea bukan sekedar wilayah penting bagi Indonesia, tetapi juga bagi sejarah bumi dan evolusi global,” ungkap Evrard.

Keterlibatan Naturevolution di Sulawesi telah berlangsung sejak 2012, dimulai dari eksplorasi di Pegunungan Matarombeo hingga wilayah terpencil yang oleh berbagai publikasi ilmiah disebut sebagai unit hutan hujan primer terbesar yang masih tersisa di pulau Sulawesi.

Rangkaian Wallacea Expeditions oleh tim Naturevolution bersama tim dari UHO yang dimulai pada 17 November 2025 itu menghasilkan temuan signifikan. Di antaranya, spesies fauna endemik Sulawesi yang terancam punah, data ekologi komprehensif hutan primer, identifikasi daerah tangkapan air yang menjadi sumber kehidupan ratusan ribu warga, hingga bukti budaya berupa fragmen keramik, lukisan gua prasejarah, dan indikasi aktivitas manusia purba.

Temuan itu datang bersamaan dengan peringatan keras. Analisis peta dan citra satelit menunjukkan bahwa hutan primer Sulawesi kian terfragmentasi akibat perluasan perkebunan, pembukaan lahan, dan terutama aktivitas pertambangan nikel.

Beberapa kawasan hutan utuh bahkan terindikasi tumpang tindih dengan konsesi tambang, jalur pembalakan, dan area penimbunan material tambang.

Riset Internasional Ungkap Nilai Global Wallacea di Sulawesi, Ancaman Tambang Nikel Jadi Sorotan
Pemprov Sultra mendukung pengusulan kawasan gunung Tangkelemboke dan wilayah sekitarnya sebagai wilayah konservasi nasional. (Ismu/Sultratop.com)

Wakil Gubernur Sultra, Hugua menyebut, ekspedisi di kawasan Gunung Tangkelemboke dan sekitarnya sebagai tindakan penuh keberanian. Tim peneliti yang semula direncanakan bekerja singkat justru bertahan hampir 50 hari di lapangan, menghadapi medan ekstrem demi memperoleh gambaran utuh kondisi kawasan.

“Hingga saat ini belum ada izin usaha pertambangan yang beroperasi di kawasan itu. Artinya, peluang penyelamatan masih terbuka,” ucap Hugua.

Menurutnya, kawasan gunung Tangkelemboke, Karst Matarombeo, dan wilayah sekitarnya sangat layak diusulkan sebagai kawasan konservasi nasional, meski penetapan status kawasan hutan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Pasalnya, perlindungan lanskap seluas kurang lebih 6.000 kilometer persegi itu bukan hanya soal hutan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan sungai-sungai utama seperti sungai Lasolo, sungai Walalindo, dan sungai Konaweha sebagai urat nadi kehidupan masyarakat di Sultra, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Selatan.

Seluruh hasil ilmiah Wallacea Expeditions kini tengah dihimpun sebagai dasar advokasi dan bahan pembahasan dengan kementerian terkait. Harapannya, kawasan Wallacea dapat ditetapkan sebagai Taman Nasional sekaligus UNESCO Global Geopark, sebelum kekayaan alam dan sejarahnya hilang oleh laju eksploitasi. (A/ST)

Kontributor: Ismu Samadhani 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan