SULTRATOP.COM, KOLAKA UTARA — Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, tim gabungan Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Utara (Kolut) berhasil menangkap kembali lima dari 11 tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Kolut pada Kamis, 2 Juli 2026.
Kelima tahanan yang berhasil diamankan masing-masing berinisial S, yang ditangkap di kawasan pegunungan Desa Katoi, L di Desa Ulu Wawo, Kecamatan Ranteangin, R di Desa Latawe, J di Desa Katoi, dan I, yang menyerahkan diri bersama keluarganya di kediaman orang tuanya di Desa Tojabi sekitar pukul 21.00 WITA.
Penangkapan tersebut merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan aparat kepolisian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para tahanan. Sementara itu, enam tahanan lainnya masih dalam pelarian dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Keseriusan Polres Kolut dalam menangani kasus ini terlihat dari keterlibatan langsung Kapolres Kolut, AKBP R. Todoan Agung Gultom, yang memimpin tim gabungan dalam operasi pencarian para tahanan yang masih buron.
Melalui keterangan resminya, Kapolres menyampaikan bahwa lima tahanan telah berhasil diamankan kembali, termasuk satu orang yang memilih menyerahkan diri bersama keluarganya.
“Kami dari Polres Kolaka Utara menyampaikan perkembangan terbaru proses pencarian tahanan. Hingga saat ini kami telah berhasil mengamankan lima tahanan yang sebelumnya kabur. Tahanan terakhir menyerahkan diri bersama keluarganya. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah bekerja sama,” ujar AKBP Todoan, Sabtu (4/7/2026).
Kapolres menegaskan, pencarian terhadap enam tahanan yang masih buron terus dilakukan. Tim gabungan kini mempersempit ruang gerak para pelarian dengan menyisir kawasan pegunungan dan hutan yang diduga menjadi lokasi persembunyian mereka.
”Kami terus melakukan pencarian terhadap enam tahanan yang masih buron. Tim gabungan menyisir sejumlah lokasi yang diyakini menjadi tempat persembunyian mereka,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga para tahanan, agar segera memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan para buronan. Selain itu, para tahanan yang masih melarikan diri diminta untuk segera menyerahkan diri. (B/ST)
Laporan: Rusman Edogawa
Editor: Jumriati








