SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Bupati Muna Barat (Mubar) La Ode Darwin menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa hingga lurah untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Kata La Ode Darwin, kebersihan lingkungan yang dilaksanakan setiap hari Jumat, sejalan dengan program Presiden RI, Prabowo Subianto yakni Gerakan Indonesia Bersih. Gerakan ini wajib didukung dan dilaksanakan di Mubar.
Nantinya, seluruh OPD, camat, kades dan lurah akan melaksanakan bersih-bersih di lingkungan kantor, drainase, lingkungan pemukiman, dan lainnya. Kegiatan ini akan dimulai pukul 07.00 WITA.
“Kebersihan lingkungan ini juga untuk mewujudkan Mubar sebagai Liwu Mokesa,” kata La Ode Darwin saat menggelar rapat bersama pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala desa, yang dilaksanakan di Balai Desa Sukadamai, Kecamatan Tiworo Tengah, Rabu (19/3/2025).
DW sapaan akrabnya berharap kegiatan gerakan Indonesia bersih ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Menurutnya, sampai saat ini kebersihan lingkungan di Mubar tidak diperhatikan, mulai jalan yang rusak, rumput tinggi-tinggi, cat bangunan dan pagar kantor sudah kusam, pekarangan tidak bersih, dan masih banyak lagi.
“Jadi, ini menjadi perhatian kita semua untuk melaksanakan gerakan Indonesia bersih ini. Tidak ada kata tidak dilaksanakan dan ini wajib. Saya berharap kegiatan ini menjadi atensi kita semua, sehingga lingkungan kita menjadi bersih,” ucapnya.
DW juga menyampaikan kepada pemilik hewan ternak berkaki empat agar tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran di jalan umum yang dapat mengganggu keamanan, ketenteraman, kebersihan, dan keindahan lingkungan.
Selain itu, ia juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak menggunakan bahu jalan menimbun material berupa pasir, batu, kayu dan sejenisnya yang dapat mengancam keselamatan umum.
“Kegiatan ini mulai Jumat ini sudah harus dilaksanakan. Saya juga meminta para kepala desa dan lurah untuk melibatkan semua pihak termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta seluruh elemen masyarakat
untuk bersama-sama melakukan kegiatan Jumat bersih ini,” ungkapnya.
DW berharap minggu depan kebersihan lingkungan sudah mulai terlihat secara kasat mata. Misalkan, pagar kantor dicat dan dipasangkan lampu, pagar rumah warga juga sudah mulai dicat dengan warna merah dan putih.
Kemudian, ikon tugu dan batas wilayah juga dilakukan pengecatan ulang, serta membuat taman.
“Jika kebersihan lingkungan kita sudah terjaga, kantor dan pagar rumah sudah dicat, tugu dan batas juga sudah dicat dan dipasangkan lampu maka akan tampak bahwa kampung kita ini sudah bagus atau Liwu Mokesa,” tuturnya. (—)
Kontributor: Adin