23 April 2024
Indeks

Tangani Banjir, DPRD Kendari Rekomendasi Tambah Kolam Retensi

  • Bagikan
Subhan

SULTRATOP.COM, KENDARI – Untuk menangani terjadinya banjir di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), DPRD Kendari memberi rekomendasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk menambah jumlah kolam retensi.

Ketua DPRD Kendari Subhan mengatakan, Kota Kendari menjadi langganan banjir karena banyak kawasan rawa yang diperuntukkan untuk menyerap air berubah menjadi bangunan.

Iklan Astra Honda Sultratop

“Sehingga, jika debit air hujan tinggi dan air laut pasang bersamaan akan terjadi banjir. Ini adalah problematika, dan solusi yang sudah kita sampaikan kepada pemerintah yaitu pembangunan kolam retensi. Karena ada 13 anak sungai yang semua muaranya itu di Kota Kendari,” ungkapnya di Kendari pada Minggu (24/3/2024).

Subhan menyebut, kolam retensi Boulevard hanya bisa mengendalikan 20 persen dari kondisi banjir di Kota Kendari. Kata dia, DPRD Kendari juga sudah menyampaikan kepada pemerintah kota lewat balai dan kementerian pusat untuk meminta pembangunan kolam retensi dengan pembebasan lahan 42 sampai 50 hektare di daerah Nanga-Nanga untuk mengendalikan banjir 70 persen sekaligus penahan lumpur.

Hal tersebut agar drainase di Kota Kendari tidak setiap tahun dikerja. Pihaknya juga telah menyampaikan kepada pemkot untuk pembangunan kolam retensi di 11 kecamatan, 65 kelurahan untuk pengendali banjir baik skala besar maupun skala kecil.

” Kita akan lakukan identifikasi di mana titik-titik kolam retensi itu akan dibangun,” tambah Subhan.

Selain itu, kondisi drainase juga harus diperhatikan dengan volume yang harus diperbesar. Kata Subhan, minimal jika curah hujan tinggi dan air laut pasang masih bisa menampung air agar tidak meluap ke area pemukiman warga.

Ia mengakui bahwa banjir di Kota Kendari memang disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu, ia meminta kesadaran semua pihak termasuk masyarakat untuk dapat memitigasi terjadi banjir pada musim hujan yang sementara berlangsung. (—–)

Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Ilham Surahmin



google news sultratop.com
  • Bagikan