SULTRATOP.COM, KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolres jajaran Polda Sultra. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Selasa (6/1/2026).
Upacara Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Kep/1293/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang mutasi jabatan di lingkungan Polri. Mutasi tersebut dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi serta pembinaan karier personel Polri.
Dalam rangkaian Sertijab, jabatan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra resmi diserahterimakan. Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo, yang sebelumnya menjabat Dirresnarkoba Polda Sultra, mendapat penugasan baru sebagai Kasubdit IV Dittipidter Bareskrim Polri. Posisi Dirresnarkoba Polda Sultra kini diemban oleh Kombes Pol Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan.
Pergantian jabatan juga terjadi pada Kapolres Bombana. AKBP Wisnu Hadi, yang memperoleh amanah baru sebagai Kapolres Padang Panjang Polda Sumatera Barat, digantikan oleh AKBP Eko Sutomo, yang sebelumnya menjabat Kapolres Bima Polda Nusa Tenggara Barat.
Selain itu, Sertijab turut dilaksanakan untuk jabatan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sultra. Jabatan tersebut diserahterimakan dari Kombes Pol Antonius Danang Heruwibowo, yang selanjutnya bertugas sebagai Penata Kebijakan Kapolri Madya TK II Sahli Kapolri, kepada Kombes Pol Suharman Sanusi, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Intelkam Polda Sultra.
Dalam amanatnya, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dan strategis dalam tubuh organisasi Polri. Mutasi dilakukan sebagai upaya peningkatan kinerja, penyegaran organisasi, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah Sulawesi Tenggara. Ia menekankan pentingnya melanjutkan program-program yang telah berjalan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. (b-/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
















