25 July 2024
Indeks

Hadapi Konstalasi Pemilu, Ini Pesan Bupati Koltim di Apel Perdana 2024

  • Bagikan

SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) menggelar apel perdana mengawali tahun 2024 di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Koltim, di Desa Matabondu pada Selasa (02/01/2024).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Abdul Aziz dan dihadiri Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa, seluruh staf ahli, asisten, pimpinan OPD, eselon tiga, serta seluruh ASN dan non-ASN lingkup Pemda Koltim.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah harapan dan penekanan kepada seluruh aparatur lingkup Pemda Koltim untuk terus bekerja dan mengabdikan diri memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat.

“Di tahun baru ini, banyak harapan dan kinerja yang masih tertunda di 2023 kemarin. Untuk itu, yang masih tertunda ini untuk kita selesaikan dan tuntaskan di 2024,” ungkapnya.

Kata Aziz, tahun 2024 ini banyak kegiatan yang akan membutuhkan fokus bersama. Mulai dari pemilu yaitu pilcaleg, pilpres sampai pilkada yang membutuhkan kerja sama dan kekompakan untuk bisa dituntaskan.

Ia menyinggung soal konstalasi pemilu utamanya pilkada. Diakuinya ke depan, mungkin saja akan ada yang berbeda pilihan. Tetapi, kinerja dari masing-masing instansi untuk diutamakan sebagai wujud pelayanan terbaik kepada masyarakat.

ia mengingatkan kepada seluruh aparatur untuk sungguh-sungguh menunjukkan kinerja dalam melayani masyarakat. Serta tidak terpengaruh dengan kegiatan-kegiatan lain yang dapat mengganggu kinerja masing-masing.

Selain itu kata Bupati, pada 11 Januari 2024 wilayah ‘Wonua Sorume’ itu akan merayakan ulang tahunnya yang ke-11. Untuk itu, kerja sama dan kekompakan semua pihak akan sangat menentukan suksesnya penyelenggaraan tersebut.

”Apa yang menjadi kata hati, harus sejalan dengan pikiran dan perbuatan dan itu harus diwujudkan dalam satu tarikan nafas. Ingat, jika hanya kecerdasan intelektual yang diandalkan, itu hanya 15 persen. Tapi yang menentukan sukses tidaknya seseorang adalah kecerdasan emosional dan spritual yang nilainya 85 persen, ditambah kecerdasan intelektual itu,” ucap Aziz.

Usai memimpin apel, bupati mengajak seluruh peserta apel berjalan kaki sejenak mengelilingi rujab untuk merenggangkan dan melemaskan badan setelah berdiri lama mengikuti apel. (—–)

Editor: Ilham Surahmin

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan