18 April 2024
Indeks

Beredar Video Mahasiswi UHO Gantung Diri, Polisi Sampai Turun Tangan Cek Lokasi

  • Bagikan
Pihak Polresta Kendari turun meninjau Lorong Tridharma pasca informasi mahasiswa gantung diri yang beredar.

SULTRATOP.COM, KENDARI – Telah beredar secara viral video di grup-grup mahasiswa pada Kamis (21/3/2024) yang mempertontonkan seorang wanita berkerudung melakukan aksi gantung diri.

Pada keterangan video yang beredar tersebut, disebutkan bahwa mahasiswi matematika murni Universitas Halu Oleo (UHO) angkatan 2023 gantung diri.

Iklan Astra Honda Sultratop

“Anak matematika bundir coy. Kalian tau?. Dari UHO angkatan 23,” tulis postingan yang dibagikan di salah satu grup mahasiswa.

Informasi lanjutan diperoleh dari mahasiswa UHO yang menyebut bahwa informasi yang didapatkan adalah mahasiswa yang tinggal di Lorong Tridharma, depan kampus UHO.

Berbekal Informasi tersebut, awak media Sultratop.com melakukan penelusuran di lorong yang dimaksud. Tidak berselang lama, anggota Kepolisian Resort Kota (Polresta) Kendari juga tiba di lorong itu.

Namun, dari situasi dan keterangan warga setempat informasi tersebut tidak terbukti adanya atau hoaks. Berdasarkan hasil penelusuran bersama warga Lorong Tridharma dan pihak Polresta Kendari di media sosial Facebook (FB) bahwa kejadian dalam video tersebut terjadi di Karawang pada 1 Maret lalu.

Postingan Facebook tentang asal usul video yang beredar di grup mahasiswa UHO.

Video tersebut di-upload oleh akun Ronny Perdana dengan keterangan “wanita gantung diri sehabis sholat! Karawang berduka…”. Video tersebut kemudian diposting ulang oleh akun dengan nama menggunakan tulisan Arab dengan caption “Innalillahiwainailaihi wainailaihi rojiun,,, Seorang mahasiswi Unpati nekat bunuh diri,,, akibat tugas kampus yang menumpuk,,, ya allah alfatihah syg”.

Ketua RT 09 RW 03 yang menaungi 4 lorong yaitu Lorong Olala, Tridharma, Damai dan Pelindung, Arsanul Lapae menyatakan bahwa tidak ada kejadian bunuh diri di Lorong Tridharma.

“Saya sebagai RT di sini dan ada tadi pak Kanit Reskrim dan anggota sudah datang meninjau lokasi dan ternyata benar memang tidak ada,” ungkapnya.

Arsanul mengimbau para mahasiswa untuk tidak serta merta mempercayai suatu informasi atau menyebarkan informasi tanpa diketahui pasti kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Pasalnya, informasi hoaks tersebut akan meresahkan banyak pihak seperti masyarakat maupun pihak kepolisian. Ia harap kejadian seperti itu tidak terulang kembali. (===)

 

Kontributor: Ismu Samadhani



google news sultratop.com
  • Bagikan