23 July 2024
Indeks
Iklan Sultratop

Prodi Magister Kesmas UMW Kendari Siapkan Kurikulum Terintegrasi AIPTKMI

  • Bagikan
PENYUSUNAN KURIKULUM - Suasana pelaksanaan evaluasi dan penyusunan kurikulum Prodi Magister Kesmas UMW Kendari, Selasa (25/6/2024) di aula lantai II UMW Kendari. (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Program Studi (Prodi) Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari melakukan evaluasi dan penyusunan kurikulum yang terintegrasi kurikulum Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), Selasa (25/7/2024) di aula lantai II UMW Kendari.

Rencananya kurikulum ini akan mulai diterapkan pada tahun akademik 2024/2025. Ketua Prodi Magister Kesehatan Masyarakat UMW Kendari Rahmawati mengatakan, dalam penyusunan kurikulum ini perlu memperhatikan beberapa aspek penting untuk memastikan relevansi, kualitas, dan efektivitas pendidikan.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Adapun perhatian khusus dalam penyusunan kurikulum tahun ini adalah profil lulusan pascasarjana Kesmas UMW Kendari, pembelajaran lulusan, struktur kurikulum, dan bahan kajian

Rahmawati juga mengungkapkan alasan penyusunan kurikulum ini. Ia mengatakan kurikulum yang digunakan sekarang merupakan kurikulum 2021 dan pada 2024 ini perlu dilakukan evaluasi kurikulum.

APTKMI juga akan melaunching kurikulum terbaru sehingga Prodi Magister Kesehatan Masyarakat Indonesia perlu menyusun kurikulum yang terintegrasi kurikulum AIPTKMI.

Rahmawati menambahkan, tujuan utama penyusunan kurikulum yakni bahwa kurikulum terbaru yang akan disusun terintegrasi dengan kurikulum AIPTKMI.

Dengan menyusun kurikulum mampu menghantarkan mahasiswa menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan tertentu serta membentuk budi pekerti luhur, sehingga dapat berkontribusi untuk menjaga nilai nilai kebangsaan, kebhinekaan mendorong semangat kepedulian kepada sesama bangsa dan umat manusia untuk meningkatkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan serta kejayaan bangsa Indonesia melalui bidang kesehatan masyarakat.

Dengan adanya penyusunan kurikulum diharapkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, keselarasan dengan standar nasional yakni AIPTKMI.

Relevansi dengan pengembangan kompetensi ada peningkatan akreditasi, dan kepuasaan stakeholder.

Sebagai informasi, narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Ketua Divisi Pendidikan AIPTKMI sekaligus Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Besal.

Ia menyampaikan sejumlah tinjauan terhadap kurikulum Prodi Magister Kesmas. Selain itu, kegiatan workshop juga dihadiri oleh dosen, stakeholder, alumni dan mahasiswa. (—-)

Penulis: Ilham Surahmin

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan