25 July 2024
Indeks

Pemerintah Salurkan 13 Ribu Ton Beras untuk 219.428 Keluarga Penerima Manfaat di Sultra

  • Bagikan

SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) resmi menyalurkan 13.165,68 ton beras, kebutuhan 6 bulan untuk 219.428 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sultra pada Selasa (30/1/2024).

Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tersebut resmi diluncurkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto bersama Bulog Sultra dan stakeholder terkait di gudang Bulog Punggaloba.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Andap mengatakan bahwa kegiatan tersebut didasari oleh UUD 1945 yaitu terpenuhinya hak konstitusional masyarakat berupa pangan. Sehingga, diharapkan masyarakat tidak terdampak pada fluktuasi harga yang ada.

“Di samping itu, ini salah satu cara untuk menekan inflasi di wilayah kita. Kami harap beras CPP ini tidak disalahgunakan dan benar-benar jatuh pada KPM dengan baik dan tepat sasaran,” ungkap Andap.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bulog Sultra, Sitti Mardati Saing mengatakan bahwa penyaluran beras CPP tersebut untuk 17 kabupaten/kota merupakan tahap pertama periode Januari hingga maret 2024. Tahap kedua akan berlangsung pada April hingga Juni.

“Masing-masing akan menerima 10 kg per KPM untuk setiap bulan pada periodenya. Jadi setiap bulan menerima 10 kg,” jelasnya.

Sitti menyebut bahwa data KPM untuk 2024 tersebut diperoleh dari Kemenko PMK. Kata dia, karena datanya berbeda dengan tahun 2023, sehingga membutuhkan waktu untuk verifikasi dan validasi datanya tapi telah dirampungkan.

Dalam proses penyaluran CPP tersebut, kendala utama yang mungkin dihadapi adalah persoalan cuaca, baik di daratan maupun di lautan.

Kepala Stasiun Klimatologi Sultra, Aris Yunatas mengatakan bahwa proses penyaluran harus dilakukan dengan berhati-hati karena hujan yang tidak menentu bisa mengakibatkan jalan licin, angin kencang, dan tumbangnya pohon di pinggir jalan.

“Saat ini kita berikan warning sampai dengan 4 Februari 2024 akan terjadi hujan deras hampir merata di seluruh wilayah Sultra pengendara dan yang menyalurkan bantuan ini harus berhati-hati,” ucapnya.

Ia juga menyebut bahwa cuaca laut juga akan berpengaruh saat musim penghujan seperti gelombang dan jarak panjang. Namun, untuk penyeberangan feri masih tergolong normal kata Aris. (*)

Penulis: M1

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan