SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari tengah fokus pada penanganan masalah banjir yang kerap melanda wilayahnya saat hujan turun.
Dalam pantauan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran (SKI) ada 24 titik yang menjadi lokasi banjir di Kota Kendari. Rata-rata, penyebabnya adalah masalah drainase, sedimen, serta sampah yang membutuhkan perhatian semua pihak.
DPRD Kendari yang turut memberikan perhatian serius terhadap masalah banjir, juga menyatakan kesiapan untuk mengawal setiap kebijakan yang diambil pemkot dalam mengatasi bencana tersebut.
Ketua DPRD Kendari, LM Inarto menegaskan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan solusi jangka panjang untuk mencegah banjir yang lebih parah di masa depan.
“Sebagai lembaga legislatif, kami siap mendukung penuh setiap upaya yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah banjir. Kami akan terus mengawal agar anggaran dan kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ungkapnya di Kendari pada Kamis (20/3/2025).
Menurut Inarto, upaya pengendalian banjir saat ini menjadi prioritas utama yang harus dilakukan seiring dengan meningkatnya curah hujan yang terjadi di Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir.
Pentingnya percepatan penanganan banjir disebutnya sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi juga sangat dibutuhkan untuk penanganan banjir sehingga penanganan dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan banjir di Kota Kendari dengan mulai memilah sampah dari rumah agar tidak menyumbat saluran air.
“Ini perlu ada sosialisasi lebih lanjut agar kesadaran warga meningkat dalam menjaga kebersihan,” tutur Inarto. (B/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani