28 May 2024
Indeks

Kerangka Manusia dengan Baju Pramuka di Desa Ghonebhalano Diduga Siswi SMKN 1 Muna

  • Bagikan
Potongan beberapa tulang yang ditemukan di lokasi penemuan kerangka manusia besama HP dan beberapa barang lainnya.(Ismu/Sultratop.com)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Kerangka manusia dengan baju pramuka yang ditemukan di Desa Ghonebhalano, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna pada Sabtu (13/4/2024) diduga kuat seorang siswi SMKN 1 Muna, RM (16).

Kasat Reskrim Polres Muna AKP Arsangka mengatakan, dugaan tersebut berdasarkan barang-barang yang identik dengan korban saat dilaporkan hilang ke Polres Muna pada 18 Januari 2024. Selain itu, dugaan juga diperkuat oleh pihak keluarga RM yang mengenali beberapa barang tersebut.

Iklan Astra Honda Sultratop

Kepala SMKN 1 Muna Masrawati membenarkan bahwa salah seorang siswanya, RM dilaporkan hilang atau tidak pulang ke rumah oleh pihak keluarga usai jam sekolah pada Sabtu, 13 Januari 2024. Kata dia, RM keluar dari lingkungan sekolah masih dalam jam pembelajaran dengan izin sebentar namun tidak kembali.

“Pikir gurunya ini mungkin ke toilet, atau apa begitu. Tapi tasnya disimpan di sekolah waktu itu,” ungkapnya saat dihubungi via layanan WhatsApp pada Minggu (14/4/2024).

Masrawati mengatakan, pihak keluarga menghubungi sekolah pada Sabtu itu karena khawatir RM belum juga sampai di rumah. Keluarga dan pihak sekolah juga telah menghubungi teman-teman dekatnya, namun keberadaannya masih tetap tidak diketahui.

Saat melapor ke pihak sekolah, keluarga mengaku akan mencari terlebih dahulu alih-alih melaporkannya ke pihak kepolisian. Pasalnya, RM pernah mengaku ingin berhenti sekolah, sehingga hilangnya RM disangka telah pulang ke rumah ayahnya di Buton Tengah (Buteng).

RM kemudian dilaporkan hilang ke Polres Muna pada 18 Januari 2024 usai tak ada perkembangan pada pencarian oleh keluarga.

Diketahui, RM adalah siswi SMKN 1 Muna jurusan perkantoran kelas 10 yang masuk pada 2023. Menurut Masrawati, RM adalah sosok yang pendiam dan rajin ke sekolah. Namun, setelah masuk sekolah pada 2 Januari 2024 usai libur semester dan tahun baru, RM mulai tidak masuk sekolah.

Kata Masrawati, informasi dari siswi teman dekat RM bahwa ia akan pindah sekolah di Buteng. RM kemudian kembali masuk sekolah pada 11 januari 2024, dua hari sebelum ia dinyatakan hilang.

“Dihubungi oleh bibinya waktu itu katanya ‘saya mau sekolah bibi, tapi bibi jemput saya’. Maka dijemputlah waktu itu di Buteng. Dijemput hari Kamis, hari Jumat masuk, hari Sabtu masuk lagi, di situ mi dia pergi dari sekolah dan tidak ada kabar lagi,” tutur Masrawati.

Ia melanjutkan, menurut Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Muna yang mendampingi proses di Polres Muna karena dugaan kerangka manusia tersebut adalah RM, kuat indikasi bahwa kerangka manusia tersebut adalah siswi SMKN 1 Muna, RM. Kendati demikian, sambil menunggu proses dari kepolisian, Masrawati berharap bahwa kerangka tersebut bukan milik RM.

Kasat Reskrim Polres Muna AKP Arsangka mengaku bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah penyelidikan sampai berhasil mengungkap identitas korban dan motifnya.

Saat ini, kerangka dan barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi diamankan di ruang identifikasi Polres Muna. (—-)

Kontributor: Ismu Samadhani



google news sultratop.com
  • Bagikan