19 April 2024
Indeks

BPR Bahteramas Kendari Tingkatkan Layanan Digitalisasi Transaksi Lewat Pelatihan di Yogyakarta

  • Bagikan
Kegiatan pelatihan perizinan dan implementasi ATM untuk daya saing BPR/BPRS milik Pemerintah Daerah (Pemda) se-Indonesia. (Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya meningkatkan pelayanan khususnya pada digitalisasi transaksi.

Salah satunya dengan mengikuti pelatihan perizinan dan implementasi ATM untuk daya saing BPR/BPRS milik pemerintah daerah (pemda) yang dilaksanakan di The Rich Hotel Jogja pada 26 hingga 28 Februari 2024.

Iklan Astra Honda Sultratop

Pada pelatihan itu, BPR Bahteramas Kendari diwakili oleh 2 orang peserta yaitu Direktur Utama (Dirut), Suryaningsih dan Pejabat Eksekutif Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPR Bahteramas Kendari, Titin Suryatmi.

Dirut BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih (Kanan) bersama Pejabat Eksekutif Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPR Bahteramas Kendari, Titin Suryatmi (kiri) saat mengikuti pelatihan di The Rich Hotel Jogja pada 26 hingga 28 Februari 2024. (Istimewa)

Dirut BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Perbamida University tersebut diikuti oleh 50 peserta BPR/BPRS se-Indonesia.

“Pelatihan ini untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan pelayanan BPR khususnya terkait digitalisasi transaksi menggunakan ATM cardless dan card issuer, sehingga ke depannya BPR dapat bersaing dengan bank-bank lainnya dalam memudahkan transaksi nasabah,” ungkapnya.

Kata Suryaningsih, BPR Bahteramas Kendari merupakan salah satu BPR milik pemda yang salah satu misinya adalah meningkatkan pelayanan dan produk sehingga fungsi bank sebagai intermediasi dapat berjalan dengan baik.

Salah satu bentuk peningkatan pelayanan adalah dengan menyediakan pelayanan transaksi dengan menggunakan ATM sehingga akan memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan dan dapat menambah kepercayaan masyarakat kepada BPR yang dapat meningkatkan nasabah dan kinerja BPR.

Kendati demikian, untuk pelaksanaan ATM ini sangat diperlukan dukungan dari pemegang saham yaitu Pemda, baik provinsi maupun Kota Kendari yaitu penambahan modal disetor agar BPR Bahteramas Kendari memiliki modal yang memadai sebagai salah satu syarat perizinan pada lembaga otoritas seperti OJK dan BI.

Pasca Pelatihan tersebut, BPR Bahteramas Kendari akan mempersiapkan hal-hal terkait perizinan dan SOP tentang penyelenggaraan ATM. Pasalnya, proses yang akan dilaluinya tidak mudah, membutuhkan berbagai tahapan-tahapan dan yang paling penting adalah meminta tambahan modal disetor dari pemegang saham agar persyaratan permodalan dapat terpenuhi.

“Setelah mengikuti pelatihan, BPR telah memiliki hal-hal yang menjadi persyaratan dalam penyelenggaraan ATM yang nantinya jika pesyaratan tersebut telah memenuhi dari apa yang ditentukan oleh pihak otoritas, penyelanggaran ATM sudah dapat dilaksanakan,” tutur Suryaningsih. (===)

 

Kontributor: Ismu Samadhani



google news sultratop.com
  • Bagikan