SULTRATOP.COM, KENDARI – Aksi ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kendari berakhir damai setelah Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko, turun langsung menemui massa dan mengajak mereka melaksanakan salat gaib untuk mendoakan almarhum Afan Kurniawan.
Ratusan pengemudi ojol memadati Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu sore (31/8/2025). Setelah dua jam berunjuk rasa, massa akhirnya ditemui langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko, yang datang untuk menenangkan situasi.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Didik Agung menyampaikan permohonan maaf dan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu rekan mereka, Afan Kurniawan.
“Kami dari Polda Sulawesi Tenggara mengucapkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya dengan kerendahan hati atas berpulangnya sahabat kita, Afan Kurniawan,” ujar Kapolda di depan para pengunjuk rasa.
Kapolda juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti semua aspirasi yang disampaikan oleh para pengemudi ojol.
“Seluruh aspirasi rekan-rekan semua pasti akan kami sampaikan ke pimpinan,” janjinya.
Ia menambahkan bahwa kedatangannya ke Sultra adalah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Untuk menunjukkan simpatinya, Didik Agung mengungkapkan bahwa seluruh personel Polda Sultra telah melaksanakan salat gaib untuk almarhum Afan Kurniawan.
“Saya berharap dan mengundang rekan-rekan semua untuk melaksanakan salat magrib dan salat gaib di Polda Sultra setelah magrib,” ajaknya.
Diketahui, unjuk rasa yang melibatkan ribuan pengemudi ojol ini berjalan aman dan lancar hingga akhir, tanpa adanya tindakan anarkis, berkat dialog yang dibangun antara Kapolda dan perwakilan massa. Dialog ini berhasil meredakan ketegangan dan menciptakan suasana yang kondusif. (B/ST)
Laporan: Adam