SULTRATOP.COM, JAKARTA – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas Konawe Selatan (Konsel) berhasil mempertahankan predikat kinerja keuangan sangat baik dari Infobank sejak 2021.
Hal itu ditandai dengan Pelaksana Direksi PT BPR Bahteramas Konsel Shabarul Mukjizat yang sukses menerima penghargaan dari Infobank sebagai bank dengan kategori aset 25 hingga di bawah 50 miliar rupiah berkinerja keuangan sangat baik, Jumat (29/8/2025) di Ball Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Ia mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim dan insan BPR Bahteramas Konsel dalam menjalankan renaca kerja bisnis bank dengan baik serta sesuai prinsip kehati-hatian. Kemudian, juga atas dukungan seluruh stakeholder terkait.
“Terutama pemegang saham pengendali pemerintah provinsi, kabupaten konsel dan pemerintah desa setempat. Juga seluruh nasabah kami. Terimkasih atas dukungannya,” kata Shabarul Mukjizat usai menerima penghargaan kepada Sultratop.com.
Shabarul Mukjizat menambahkan, sesuai rencana bisnis tahun ini pihaknya menargetkan untuk naik ke kategori aset Rp50 miliar. Hingga pertengahan 2025 BPR Bahteramas Konsel telah membukukan total aset sekitar Rp48,7 miliar.
Sementara itu, Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto dikutip dari infobanknews.com menjelaskan,
Ada 59 bank dari total 106 bank nasional berhasil meraih penghargaan “Infobank Award 2025” dari Majalah Infobank. Penghargaan yang diberikan didasarkan pada hasil kajian Biro Riset Infobank (birI).
Kemudian juga berdasarkan penilaian yang dilakukan atas laporan kinerja keuangan publikasi 106 bank nasional tahun 2023 dan 2024. Eko menjelaskan, biro Riset Infobank menggunakan 12 rasio keuangan dan pertumbuhan untuk melakukan rating terhadap 106 bank nasional.
Ke-12 rasio keuangan dan pertumbuhan tersebut tercakup dalam tujuh bagian besar, yakni peringkat profil manajemen risiko, peringkat nilai komposit Good Corporate Governance (GCG), permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuditas, dan efisiensi.
Seluruh bank tersebut layak diberikan perhargaan karena di tengah pengetatan likuiditas akibat penurunan daya beli masyarakat, persaingan suku bunga antar-bank digital, dan ketidakpastian global, mereka masih berhasil mencatatkan kinerja terbaiknya.
Sebelum acara penghargaan dimulai, kegiatan ini dibuka dengan “Economy Mastery Forum 2025” melalui sesi sharing session dengan tema “Unlock Opportunities in Global Economic Changes.” Serta disela acara juga digelar peluncuran buku “Transformasi dan Ruwat – Citra” karya bankir senior Sigit Pramono. Ekonom senior dan mantan Wakil Presiden RI Prof. Boediono hadir memberikan testimoni serta menerima buku tersebut.
Penulis: Ilham Surahmin