SULTRATOP.COM, KENDARI – Sebanyak 500 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di area Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pengerahan personel ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi unjuk rasa yang berujung pada kericuhan. Pihak kepolisian menyebutkan, kesiapsiagaan ini juga merupakan respons atas permintaan dari pihak DPRD Sultra.
Kabag Ops Polresta Kendari, AKP Iyan Sofyan mengungkapkan bahwa total 480 personel gabungan dari Polresta Kendari dan Brimob Polda Sultra diterjunkan langsung untuk menjaga ketertiban di gedung DPRD. Sementara itu, satu kompi personel TNI juga turut disiagakan di lokasi degan total 500 personel.
“Kami siagakan sejak pagi untuk mengantisipasi situasi kamtibmas agar tetap kondusif, terutama di Kota Kendari. Lokasi ini dekat dengan perkantoran dan pusat pelayanan, jadi kami tidak ingin ada gangguan yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ucap AKP Iyan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon miliknya, Minggu (31/8/2025).
Selain ratusan personel, kendaraan taktis juga turut disiapkan. Sebuah water cannon disiagakan di lokasi sebagai bagian dari prosedur standar penanganan huru-hara.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Apabila ada aspirasi yang ingin disampaikan, silakan lakukan dengan damai dan tanpa anarkisme,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga menegaskan akan memfasilitasi dan mengawal setiap aksi unjuk rasa yang berjalan tertib.
“Jika tidak anarkis, kita bisa sejalan,” imbuhnya.
Ia juga menyatakan bahwa saat ini statusnya masih siaga. Pihaknya masih menunggu perkembangan informasi dari tim intelijen di lapangan. Namun, status siaga ini juga bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami tidak ingin masyarakat cemas atau khawatir. Status siaga ini untuk memastikan Kota Kendari tetap kondusif dan berbeda dari situasi di daerah lain yang mungkin terlihat di media sosial,” pungkasnya.
Pengerahan personel ini akan terus dilakukan hingga ada instruksi lebih lanjut dari pimpinan, yang merujuk pada Mabes Polri. (B/ST)
Laporan: Adam